Sepakbola adalah
tontonan yang selalu saya tunggu-tunggu. Kapan lagi kita bisa bebas berteriak
bersama teman dan tetangga sekitar. Ya pasti karena ada Sepak Bola.
Pada tahun
1967, otoritas nigeria memutuskan untuk menghentikan perang sipil di nigeria
selama 2 hari, karena kedua pihak ingin menyaksikan permainan sepak bola pele
di tv. Luar biasa bukan? Ini membuktikan kalau SepakBola mampu menyatukan dan memberikan
perdamaian.
Masih
terngiang dalam ingatan saya saat Timnas kita melibas habis Arab Saudi 2 : 0
dikualifikasi piala dunia tahun lalu. Eforia supporter sangat luar biasa
sekali. Begitu pertandingan usai ribuan suporter kompak menyanyikan lagu nasional.
Dan mungkin juga sobat netizen yang nonton di rumah juga ikut bernyanyi.
♪
♫ Indonesia Tanah Air Beta ...
Pusaka abadi
nan jaya ...
Indonesia
sejak dulu kala ...
Tetap
dipuja- puja bangsa. ♪ ♫
♪
♫ Di sana tempat lahir beta ...
Dibuai
dibesarkan bunda
Tempat
berlindung di hari tua
Tempat akhir
menutup mata ... ♪ ♫ 😫
Begitu supporter
menyanyikan lagu ini, dada saya bergetar, sampai tak terasa menitikkan air
mata. Lagu nasional ini telah membangkitkan rasa nasionalisme pecinta sepakbola
seluruh tanah air. Sungguh sangat luar biasa. Dan mungkin anda yang nonton juga
merasakan seperti apa yang saya rasakan. Membuat kita yang tadinya cerai berai
kembali bersatu memberikan dukungan, tanpa membeda -bedakan status golongan, politik,
suku, agama, kaya dan miskin.
Kenapa sepak
bola sangat disukai? Karena olahraga ini bisa dimainkan oleh siapa saja, entah
itu orang tua, muda, anak kecil, orang dewasa, lelaki, dan juga perempuan.
Hanya bermodalkan bola plastik seharga 5 ribu kita bisa bermain bola bersama
teman-teman kita. Hebat bukan!
Masyarakat
Indonesia memang butuh hiburan, sudah bosan dengan acara tv nggak jelas yang
penuh dengan drama politik dan segala macam persoalan. Kita butuh tontonan yang
mendidik, tontonan yang mampu membangkitkan rasa nasionalisme untuk menyatukan
kita semua.
Jadi tolong,
untuk kalian para pejabat negeri ini. Jangan rusak hiburan kami ini, kami
sangat mencintai Timnas kami, Timnas Indonesia.
- Oleh : Satrio
Damar Setiadji
Nama pena :
Cah Wonogiri



